teks-anekdot

Sebuah penyampaian kritik atau pandangan pendapat ataupun sindiran dapat kita ungkapkan melalui berbagai macam cara, salah satunya melalui melalui teks anekdot.

Mungkin kamu pernah mendapatkan materi tentang teks anekdot di sekolah, namun kamu tidak tahu pasti tentang apa teks anekdot, dan seperti apa teks anekdot itu. Nah, berkaitan dengan pertanyaan itu, Saya akan memberitahukan kamu tentang pengertian teks anekdot lengkap beserta contoh singkat teks anekdot lucu dan menyindir. Berikut penjelasannya:

PENGERTIAN TEKS ANEKDOT

Pengertian teks anekdot adalah cerita singkat namun lucu yang digunakan untuk menyampaikan kritik melalui sindiran lucu namun mengena terhadap kejadian yang menyangkut orang banyak atau prilaku tokoh publik.

Teks anekdot merupakan sebuah jenis teks yang di dalamnya berisi pristiwa - pristiwa lucu, konyol, atau menjengkelkan sebagai akibat dari krisis yang ditanggapi dengan reaksi.

Apakah semua cerita atau peristiwa lucu bisa dikatakan teks anekdot?

Tidak, kenapa? Karena mungkin beberapa cerita lucu atau pristiwa lucu itu merupakan cerita humor.

Terus, apa perbedaan teks anekdot dengan cerita humor?

Perbedaan teks anekdot dan humor

Sebelum tahu tentang perbedaan kedua jenis teks cerita ini, ada baiknya kamu tahu dulu tentang apa itu humor?

Pengertian humor atau teks humor merupakan sebuah teks yang memuat sebuah kejadian atau keadaan yang mengelikan hati atau istilah umumnya lucu.

Perbedaan teks anekdot dengan humor mudah sekali kita Ketahui.

Jika teks anekdot merupakan sebuah cerita dengan ide cerita yang mengangkat tentang peristiwa nyata, isi dari teks anekdot sering membahas tentang masalah terkait tokoh publik atau masalah yang menyangkut orang banyak, Fungsi komunikasi teks anekdot adalah untuk menyampaikan kritik atau sindirian secara halus dan makna tersirat teks anekdot adalah untuk menyadarkan para tokoh publik atau orang banyak.

Sedangkat, teks cerita humor ide ceritanya dibuat dengan rekaan, isinyapun membahas tentang masalah kehidupan sehari - hari, umum, fungsi komunikasinyapun untuk menghibur, dan teks humor makna tersiratnya sering tidak ada.

Sekarang kamu sudah tahu kan perbedaan antara teks anekdot dengan teks cerita humor. Semoga saja apa yang saya sampaikan di atas mudah kamu mengerti dan kamu serap.

Struktur teks anekdot

Yang membedakan teks anekdot dengan teks lain adalah struktur teks anekdot itu sendiri. Terus seperti apa struktur teks anekdot itu. Struktur teks anekdot terdiri dari:

  1. Abstraksi: bagian pendahuluan dari teks anekdot.
  2. Orientasi: Bagian yang langsung mengarah ke cerita inti.
  3. Krisis atau Komplikasi: Bagian cerita yang merupakan masalah inti yang disampaikan.
  4. Reaksi: Bagian tanggapan atau respon dari pertanyaan yang dilontarkan sebelumnya oleh tokoh cerita.
  5. Koda: Bagian yang merupakan penutup sekaligus kesimpulan dari cerita yang disampaikan.

Contoh teks anekdot beserta strukturnya

Tidak enak kalau saya hanya memberitahukan tentang strukturnya saja, biar tidak bingung tentang seperti apa teks anekdot itu saya akan kasi satu contoh teks anekdot singkat lucu dan menyindir. Berikut adalah contohnya:

Main Kepohon

Abstraksi:

Sepulang dari sekolah Regar langsung kerumah untuk mengganti pakaian sekolahnya dengan pakaian mainnya. Regar merupakan anak SD yang masih duduk di kelas 6.

Orientasi:

Regar:"hem, gua main dulu, bosen dirumah terus. Seperti biasa ketaman ngintip orang pacaran ah..." (regar pergi keluar dari kamar)

Setiba di taman:

Regar:"Dimana ya tempat yang enak buat ngintip?? Nah itu dia ada pohon." (lantas memanjatnya)

Regar:"Semoga saja ada pemandangan yang indah." (berharap)

Krisis/Komplikasi:

Setelah beberapa menit, dari kejauhan nampak dua orang yang beda jenis mendekati pohon tempat regar itu, lalu duduk.

Laki:"Yang.."

Wanita:"Ada apa yang??"

Laki:"Hem tempatnya enak nih"

Wanita:"Terus??"

Laki:"Hem boleh gak.. eee"

Wanita:"eee apa yang??"

Laki:"Kan kita udah lama pacaran, aku mau tahu sejauh pengorbananmu untuk aku.."

Wanita:"Semua kan kan ku korbankan untuk kamu, apa pun itu."

Laki:"Serius yang??? Hem kalau begitu aku mau punyamu yang."

Wanita:"Ya okelah.."

Dua orang yang tidak sejenis itupun melakukan anu anuan dengan santainya. Sehabis selesai:

Laki:"hem.. Enak yang."

Wanita:"iyayang... Tapi, aku takut yang nanti aku beranak, kan kita belum nikah..."

Reaksi:

Laki:"Tenang yang,, serah kan saja sama yang diatas."

Regar:" Enak aja lu..!!" (lantas turun)

Koda:

Regar:"Enaknya lu makan,, terus lo mau gua tanggung jawab."

Laki&prempuan:"......????"

Lucu ya??? Hem maaf kalau tidak lucu, teks diatas temanya tentang teks anekdot sosial , di atas kesimpulan sekaligus intinya dan makna tersiratnya adalah setelah melakukan sesuatu, pertanggung jawabkanlah itu dengan baik. Dan bila terjadi sesuatu maka terimalah resikonya dan wajib dipertanggung jawabkan, jangan lari, apa lagi menyalahkan orang lain.

Ciri kebahasaan teks anekdot

Sekarang sudah tahu kan apa itu teks anekdot? Saya anggap kamu sudah tahu. Sekarang lanjut ke pembahasan berikut yakni tentang ciri sekaligus unsur kebahasaan teks anekdot. Seperti apa ciri dan unsur kebahasaan sebuah teks anekdot itu? Berikut adalah ciri dan unsur kebahasaannya.

  1. Kalimat yang menyatakan peristiwa masa lalu.
  2. Menggunakan kalimat retoris alias kalimat pertanyaan yang tidak membutuhkan jawaban.
  3. Menggunakan konjungsi yang menyatakan hubungan waktu dan konjungsi yang menyatakan hubungan sebab-akibat. Contohnya: kemudian, lalu..
  4. Menggunakan kata kerja aksi. Contohnya: memancing, melukis, menggambar, membawa, menyanyi,menulis,dan sebagainya.
  5. Menggunakan kalimat seru dan kalimat perintah.

Fungsi teks anekdot

Semua teks memiliki fungsi, seperti teks laporan observasi fungsinya sebagai media pendokumentasian pristiwa, teks eksposisi berfungsi sebagai alat informasi berdasarkan sudut pandang khas dari sumber terpercaya. Begitu juga dengan teks anekdot, teks anekdot sendiri memiliki fungsi sebagai berikut:

Sebagai media hiburan, karena ceritanya kocak dan lucu.

Untuk menyampaikan kritik terhadap kejadian yang menyangkut orang banyak atau prilaku tokoh publik.

Sebagai media pengungkapan emosi terhadap sesuatu.

dan masih banyak lagi.

Selain fungsi, teks anekdot juga memiliki tujuan. Apa tujuan dari teks anekdot? Mungkin maksudnya, tujuan pembuatan teks anekdot. Bila saya baca - baca keseluruhan cerita anekdot yang pernah saya baca, tujuan teks anekdot adalah untuk mengungkapkan emosi prasaan dan kritik terhadap suatu kejadian yang sudah terjadi. Contohnya ,, korupsi.

Nah sekian dulu, semoga apa yang saya tulis bermanfaat buat kamu. Dan satu lagi, kalau cerita di atas yang saya tulis tidak lucu, mohon maaf soalnya masih baru hemehe maklum. Oke akhir kata saya ucapkan trimakasi.